Login Member
Username:
Password :
Jajak Pendapat
Bermanfaatkah Website sekolah bagi anda
Ragu-ragu
Tidak
Ya
  Lihat
Bagaimana menurut Anda tentang tampilan website ini ?
Bagus
Cukup
Kurang
  Lihat
Statistik

Total Hits : 713989
Pengunjung : 246496
Hari ini : 362
Hits hari ini : 404
Member Online : 4
IP : 216.73.216.83
Proxy : -
Browser : Gecko Mozilla
:: Kontak Admin ::

smkn1bulangoutara@yahoo.com    mohamad.simon@gmail.com
Agenda
07 April 2026
M
S
S
R
K
J
S
29
30
31
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
1
2
3
4
5
6
7
8
9

Soal Pembelajaran Tatap Muka, Puan Maharani: Pastikan Sekolah dan Orangtua Tahu PJJ Masih

Tanggal : 10-04-2021 08:35, dibaca 580 kali.

PIKIRAN RAKYAT - Adanya tren penurunan angka kasus Covid-19 di Indonesia, pemerintah berencana akan buka kembali pembelajaran tatap muka alias PTM.

Kendati demikian, terkait dengan kebijakan pembelajaran tatap muka di sekolah, Ketua DPR RI Puan Maharani mengingatkan pemerintah agar berhati-hati dalam melaksanakan kebijakan tersebut ditengah pandemi Covid-19 yang masih belum usai ini.

"Prinsipnya harus mengutamakan keselamatan siswa, pendidik dan tenaga pendidik sehingga perlu keseimbangan antara aspek keselamatan dan pembelajaran siswa," ujar Puan Maharani, Jumat 2 April 2021.

Puan Maharani menyampaikan peringatan itu, tak lain adalah agar pemerintah mencegah penyebaran Covid-19 di sekolah.

Pasalnya, muncul kasus Covid-19 klaster sekolah di beberapa daerah yang sudah menguji coba pembelajaran tatap muka.

Oleh karena itu, Ketua DPR menilai bahwa pembelajaran tatap muka secara terbatas di sekolah juga harus atas izin orang tua murid, karena mereka merupakan pihak yang paling mengetahui kondisi para siswa.

Puan Maharani menuturkan, apabila ada orang tua ingin anaknya tetap menggunakan metode pembelajaran jarak jauh (PJJ), maka harus diakomodasi sekolah sesuai dengan rencana kebijakan pemerintah.

"Pastikan semua sekolah dan orang tua tahu dan paham bahwa anak-anak tetap bisa menggunakan metode pembelajaran jarak jauh jika orang tua menginginkan," ujar Puan Maharani.


"Jangan sampai apa yang sudah diputuskan Kemendikbud tidak tersosialisasi dengan baik di lapangan," tuturnya, sebagaimana dikutip Pikiran-Rakyat.com dari Antara.

Tak hanya itu, Politikus PDI Perjuangan itu juga meminta pemerintah untuk segera melakukan uji coba keamanan vaksin bagi anak-anak, sehingga para siswa mendapat prioritas untuk vaksinasi Covid-19.



Pengirim : sry sutarti saleh
Kembali ke Atas
Artikel Lainnya :
Silahkan Isi Komentar dari tulisan artikel diatas
Nama
E-mail
Komentar

Kode Verifikasi
                

Komentar :


   Kembali ke Atas